Senin, 28 November 2016

‘’Musuh yang pintar itu tidak lebih berbahaya daripada teman yang bodoh’’

PEER PRESSURE DAN PERKEMBANGANNYA DI ERA MODERN SAAT INI

(Ibnu Qayyim al Jauziyah)

Teman dan persahabatan merupakan hal yang sangat berarti dalam hidup manusia.

Teman adalah tempat kita berbagi, menyampaikan keluh kesah dan tempat berlindung saat

kita mengalami tekanan hidup. Teman memang mempunyai kedudukan yang sangat penting

bagi manusia. Entah apa jadinya hidup tanpa kehadiran seorang teman tentu akan terasa

hampa dan sepi. Kita merasa terlindungi lewat keberadaan teman-teman di sekeliling kita.

Mereka menjadi tempat kita berteduh dari ketidaknyamanan hidup, begitu juga sebaliknya

keberadaan kita bagi mereka.

Masalah yang ada pada remaja modern saat ini adalah maraknya tekanan dari

teman-teman sebayanya yang cenderung mengarah pada sisi negatif. Fenomena peer

pressure yang saat ini menjadi momok bagi sebagian orang tua karena akan

berdampak negatif yang lebih banyak jika para anaknya tidak dapat menyaring

informasi yang benar dan baik. Dengn adanya peer pressure ini, begitu pula dengan

peer culture ‘’budaya teman sebaya’’, remaja menjadi sulit untuk menolak nilai serta

kebiasaan yang berlaku ditengah-tengah teman sepermainan mereka. Bila mereka

menolak untuk untuk merokok misalnya, maka mereka akan dikucilkan dari pergaulan

dan ini sangat tidak nyaman bagi mereka. Atau, bila mereka tidak pacaran

sementara semua teman-teman di kelompoknya memiliki pacar, maka mereka akan

menjadi terasing dalam pergaulan.

Seks, pacaran, rokok, obat-obatan terlarang, kekerasan, dan menghamburkan

waktu. Itu merupakan aspek negatif yang kerap kali kita jumpai dalam pergaulan

remaja modern. Remaja zaman sekarang akan merasa malu kalau tidak punya pacar,

jomblo katanya seperti orang tidak laku. Berbagai hal yang dilarang oleh agama

akhirnya dilakukan. Mulai dari duduk berduaan, cium pipi, cium bibir dan yang lebih

parahnya tidur bersama sang pacar. Budaya ini tentu saja sangat dilarang oleh

agama.

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatn

yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. (17: 32)

Zina tidak akan terjadi kalau tidak ada pendekatan atau rangsangan

sebelumnya. Banyak remaja zaman sekarang yang tidak peduli dengan perilaku zina,

mulai dari yang kecil-kecilan dan lain sebagainya.

Demikian pula dengan kekerasan kaum remaja berkumpul bersama

kelompoknya masing-masing di sekolah. Kemudian terjadi saling mengejek antar

kelompok dan bahkan tawuran antar sekolah. Permusuhan yang terjadi hanya karena

massalah sepele yang padahal dapat diselesaikan dengan cara damai.

Perintah berfikir dalam-dalam sebelum bertindak, ada dalam hadis Rasullullah

saw berikut

‘’Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu bahwa Rasulullahu shallahu ‘alaihi wassalam

bertanya, Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut (pailit) itu? Maka mereka

(para sahabat) menjawab, ‘Orang yang pailit dari umatku adalah orang yang tidak

mempunyai uang dan harta.’ Maka rasulullah shallahu’alaihi wassalam menerangkan,

Orang yang pailit dari umatku adalah orang yang dating pad ahari kiamat dengan

(pahala) shalat, puasa dan zakatnya, namun dia dating dan (dahulu di dunianya) dia

telah mencela si ini, menuduh (berzina) si itu dan telah memukul orang lain (dengan

tidak hak), maka si ini diberikan kepadanya kebaikan orang yang membawa banyak

pahala ini, dan si itu diberikan sedemikian juga, maka apaqbila kebaikannya sudah

habis sebelum dia melunasi segala dosanya (kepada orang lain), maka kesalahan

orang yang dizalimi di dunia itu dibebankan kepadanya, kemudian dia dilemparkan ke

api neraka’’ (HR. Muslim)

Jangan kita bergaul dengan teman karena takut dijauhi mereka. Jangan juga

kita bergaul dengan teman karena kita menaruh harapan padanya. Sesuai dengan

pendapat Ibnu Qayyim al Jauziyah:

‘’Seberapa jauh ketakutanmu terhadap orang selain Allah, maka dia pun semakin

berani menindasmu, dan seberapa jauh harapanmu terhadap selain Allah, maka

sejauh itu engkau akan mengalami kegagalan untuk mendapatkan apa yang engkjau

harapkan.’’

By : Khairunnisa, Avenzoar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar